Ini Cara Mudah Bedakan Batu Alam dan Imitasi
Pasar batu mulia atau akik di Indonesia memang sedang booming. Jika dahulu akik dikenal identik dengan dunia mistis, namun seiring berjalannya waktu justeru telah berubah.
Benda tersebut menjadi aksesori dan investasi. Kolektornya pun sudah merambah ke semua kalangan, termasuk ke kalangan generasi muda. Namun, tingginya minat pasar juga membuka peluang bagi pihak yang ingin mengambil keuntungan.
Misalnya dengan membuat tiruan batu alam, padahal batu tersebut hasil kerajinan laboratorium. Maka, sebaiknya untuk memastikan apakah batu tersebut natural ataukah sintetic atau bahkan imitasi, diperlukan uji laboratorium.
Dalam uji laborat, akan diketahui jenis materialnya (natural atau sintetic/alam atau buatan). Adapun dalam uji laborat, juga bisa diketahui bentuknya (segitiga, ovale, bulat, dan lain-lain), diukur dimensinya (panjang, lebar tinggi), berat (kadarnya; 1 gram berarti 5 karat).
Kemudian diuji sudut, sifat-sifat optik cahaya, serta kekuatan fisiknya. Di laboratorium, akan dilihat secara jelas melalui Presidium Gem Tester.
Sebab melalui salah satu alatnya yakni mikroskop, mampu memperbesar hingga 70 kali, tentunya sangat mudah mengetahui apakah benda tersebut kategori asli batu alam ataukah buatan
via tribunnews
